Terdengar Konyol Ya, Aku Ngeblog Lagi di Tahun 2026
![]() |
| Terdengar Konyol Ya, Aku Ngeblog Lagi di Tahun 2026 |
Terdengar konyol, ya? Saat semua orang sedang sibuk mengejar algoritma di TikTok, memoles video Instagram Reels agar viral, atau bertarung dengan AI untuk membuat konten serba instan, saya justru melakukan hal yang sebaliknya. Saya kembali ke cara klasik yang bagi sebagian orang mungkin sudah dianggap "barang purbakala": saya memutuskan untuk ngeblog lagi di tahun 2026.
Lebih konyol lagi jika saya ceritakan alasannya. Blog dengan alamat ahyar.web.id ini sebenarnya sudah ada sejak 2022. Tapi, blog ini sempat hilang dari peredaran karena pemiliknya—yaitu saya sendiri—tak sanggup membayar perpanjangan tagihan hosting yang bagi saya waktu itu cukup menguras isi saldo, bahkan sampai sekarang.
Idealisme saya untuk memakai platform wordpress self hosted agar tampak keren saat itu terbentur dengan fakta yang tak terbantahkan, saldo rekening yang tak cukup untuk membayar langganan. Pendek kata, akhirnya domain itu mati, dan ahyar.web.id pun "hilang" dari dunia blogging.
Setelah itu, bukannya saya berhenti menulis selama vakum didunia blogging. Justru sebaliknya, saya malah "tercebur" semakin dalam di dunia digital. Bersama teman-teman, di LTN NU Banyumas saya fokus untuk mengelola www.nubanyumas.com yang telah dibuat setehun sebelumnya, namn belum terkelola dengan maksimal.
Bagi kamu yang belum tahu, aku jelaskan sekilas bahwa www.nubanyumas.com atau NU Online Banyumas merupakan portalal berita yang didedikasikan untuk mendokumentasikan kegiatan, cerita dan hal-hal tentang Nahdlatul Ulama dan Banyumas. Alhamdulillah, portal berita kecil itu kini kami melayani ratusan ribu pengunjung setiap bulannya, bahkan kini meneguhkan diri sebelum Media Keislaman Terbesar di Banyumas.
Hari-hari saya full dengan menulis berita dan bereksperimen bagaimana berita yang saya upload bisa tampil di page one Google, kadang-kadang juga menjadi pembicara pelatihan jurnalistik. Saya juga masih aktif sebagai kontributor di NU Online, sekarang NU Online Jateng. Secara kerennya, saya sedang berada di puncak kesibukan literasi digital. Namun, di sela-sela aktivitas jurnalistik kecil-kecilan itu, saya merindukan satu hal penting, yakni kebebasan untuk menulis hal-hal yang remeh-temeh untuk mbuang sebel.
BACA JUGA: Menurut Keyakinan Saya, Menulis Adalah Cara Terbaik untuk "Mbuang Sebel"
Ngeblog lagi di tahun 2026 adalah pelarian saya dari keriuhan itu. Saya rindu menulis tanpa perlu pusing memikirkan prinsip 5W+1H. Saya rindu menulis sebagai orang biasa, bukan sebagai redaktur atau kontributor media besar.
Dan mungkin akan terdengar semakin konyol saat tahu bahwa kali ini saya kembali menggunakan Blogger.
Ya, platform gratisan dari Google. Seorang pengelola media dengan ribuan pembaca setiap bulan, kok pakai platform gratisan? Tapi bagi saya, ini adalah bentuk kedewasaan. Saya tidak mau mengulangi kesalahan tahun 2022. Saya tidak mau blog ini mati lagi hanya karena saya lupa atau "Maaf saldo Anda" tak cukup untuk membayar sewa server.
Dengan memakai platform Blogger, beban server tahunan pun hilang. Satu-satunya yang perlu saya perjuangkan hanyalah biaya perpanjangan domain ahyar.web.id setiap tahunnya. Fokus saya sekarang bukan lagi pada kemegahan "rumah", tapi pada keberlanjutan ceritanya.
Melawan Arus
Di era di mana perhatian manusia hanya bertahan 15 detik dalam sekali scroll, blog memang terasa seperti artefak masa lalu. Namun, saya percaya masih ada orang-orang yang merindukan kedalaman. Orang-orang yang ingin membaca satu pemikiran utuh dari awal sampai akhir, bukan sekadar potongan kutipan yang lewat di timeline.
Keputusan ini mungkin terdengar konyol bagi para pencari viralitas, tapi bagi saya, ini adalah cara untuk tetap waras.
Sambil menutup tulisan pertama di tahun 2026 ini, dalam hati kecil saya berdoa. Semoga saya dan pembaca semua selalu diberikan kesehatan oleh Allah SWT, dilancarkan rezekinya dan hidup selalu hidup dalam kebahagiaan. Semoga rumah kecil yang ini bisa terus berdiri dan memberi manfaat bagi siapa pun yang mampir.
Mari kita mulai lagi. Kali ini, tanpa perlu terburu-buru.
Salam...
